
Tim mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih Juara 3 dalam The Landformation 2026 – GIS Innovation Contest. Kompetisi yang mengangkat tema “Regenerating Soil, Restoring the Land” ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Keprofesian Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan (Himatan) Universitas Padjadjaran dan berlangsung di Universitas Padjadjaran pada 11–13 September 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang diketuai Abdul Aziz Matsuri, bersama Musti Hanif dan Naufal Bintang Al Akbar. Dalam kompetisi ini, tim mengembangkan kajian berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh untuk mengidentifikasi permasalahan degradasi dan kondisi lingkungan pada kawasan pesisir.
Dalam perlombaan, mengangkat Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak, sebagai wilayah studi. Analisis yang dilakukan mencakup penurunan muka tanah, perubahan garis pantai dan penggunaan lahan, satuan kemampuan lahan, serta kerawanan banjir rob dan keterpaparan permukiman. Berbagai hasil analisis tersebut kemudian diintegrasikan untuk menggambarkan kondisi degradasi lahan sekaligus melihat potensi pemulihan dan pengelolaan wilayah secara lebih berkelanjutan.

Pencapaian ini menjadi pengalaman sekaligus bentuk apresiasi atas pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung regenerasi tanah dan pemulihan lahan, khususnya pada wilayah pesisir yang menghadapi tekanan lingkungan. Prestasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi berbasis SIG dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan dan perencanaan wilayah.